Pendidikan Matematika Jalin Kerjasama dengan SMA Muhammadiyah Mlati dan SMK Assalafiyah Sleman

Pedidikan Matematika Universitas Mercu Buana Yogyakarta teken MoA dengan SMA Muhammadiyah Mlati dan SMK Assalafiyah Sleman
Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mercu Buana Yogyakarata (UMBY) terus meningkatkan kualitas pendidikannya dengan memperluas kerjasama dengan berbagai institusi-institusi berbasis pendidikan pada jenjang SMA/SMK/Sederajat. Pada Senin (20/01) dan Selasa (21/01) bertempat di Ruang Kepala Sekolah SMK Assaliyah Sleman dan SMA Muhammadiyah Mlati, selaku Kepala Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMBY telah menyepakati nota kesepahaman (MoA) serta perjanjian kerjasama (MoA), dengan SMK Assalafiyah Sleman dan SMA Muhammadiyah Mlati. Kedua perjanjian dari pihak STTA tersebut ditandatangani oleh Bayu Sudarmaji., S.Pd selaku Kepala Sekolah SMK Asslafiyah Sleman dan Fitriana Suci Listyanti,SE., M.Pd, selaku Kepala sekolah SMA Muhammadiyah Mlati sementara dari pihak PMAT FKIP UMBY sendiri langsung ditandatangani oleh Kaprodi PMAT.
Ketiga pihak bermufakat untuk mengadakan kerjasama dalam Pengembangan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, dan pendampingan dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Dalam hal ini kedua pihak menyepakati tentang kerjasama terkait peningkatan kualitas pendidikan berupa pelatihan dalam menyelesaikan soal UN dan sejenisnya.

Bpk. Irfan Rumasoreng, M.Pd bersama Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Mlati

SMK Assalafiyah Sleman merupakan salah satu Sekolah bernuansa Nahdhatul Ulama, yang turut mengembangkan dan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, Sedangkan SMA Muhammadiyah Mlati merupakan salah satu Sekolah bernuansa Muhammadiyah, yang juga turut mengembangkan dan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi Sehingga kerjasama di kedua pihak tersebut menjadi langkah baik dalam pengembangan pendidikan di PMAT FKIP UMBY. “Semoga ini menjadi langkah baru bagi PMAT FKIP UMBY untuk mengembangkan pembelajaran berbasis Ethnomathematic. Kerjasama ini diharapkan semakin erat untuk peningkatan akademik, dan semoga ini menjadi awal dari peningkatan kualitas kedua pihak,” ujar Nanang Khuzaini, S.Pd,Si., M.Pd, saat menyampaikan sambutan MoA.
Pada kedua perjanjian kerjasama dan nota kesepahaman yang baru pertama kali terjalin tersebut, ketiga institusi berupaya untuk mengembangkan pendidikan, dan diharapkan dapat meningkatkan pembelajaran dengan penggunaan pembelajaran berbasis Ethnomathematic. Sementara pada nota kesepahaman, selain kerjasama pengembangan pendidikan, keduanya juga menyepakati untuk mengembangkan penelitian, baik dosen, guru maupun mahasiswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *