Dosen Pendidikan Matematika Beri Pelatihan Game Edukatif di SMA Dharma Amiluhur

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mercu Buana Yogyakarta berikan pelatihan pembuatan game edukatif dan interaktif di SMA Dharma Amiluhur. Pelatihan ini berlangsung pada hari Senin – Sabtu, 15-20 Mei 2023 yang dilaksanakan di ruang rapat SMA Dharma Amiluhur.

 

Kegiatan pengabdian diikuti oleh seluruh guru di SMA Dharma Amiluhur berjumlah 20 orang. Tim pengabdian ini beranggotakan Nafida Hetty Marhaeni, M.Pd., dan Naela Faza Fariha, S.Si., M.Sc. dari prodi Pendidikan Matematika, serta dosen dari Fakultas Agroindustri, Ichlasia Ainul Fitri, S.TP., M.Sc. Narasumber dalam pengabdian ini adalah ketua tim PkM sendiri yaitu Nafida Hetty Marhaeni didampingi oleh anggota tim, dan 2 mahasiswa Pendidikan Matematika UMBY yaitu Muhammad Rafi Fajar Rizky dan Dara Miralda.

 

Kegiatan pengabdian dimulai dengan pemaparan mengenai macam-macam website yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan game edukasi, pengembangan dan pemanfaatan website wordwall, dan praktik pembuatan game edukasi sesuai dengan mata pelajaran yang diampu oleh guru di sekolah tersebut. Pelatihan dibuka langsung oleh Pengawas SMA Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul, Ibu Drs. Ririn Kuswarini. Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan bahwa walaupun teknologi pembelajaran semakin berkembang dan guru pelru adaptif memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran namun guru di sekolah tersebut harus tetap  memperhatikan pendidikan karakter bagi siswanya.

 

Pada pelatihan ini, difokuskan untuk memberikan pemaparan pemanfaatan dan penggunakan website wordwall agar dapat digunakan guru sebagai kuis atau game sebelum pembelajaran dimulai. Nafida Hetty Marhaeni menyampaikan bahwa wordwall dapat dimanfaatkan oleh guru untuk membuat aktivitas pembelajaran semakin interaktif dan dapat dicetak. Fitur-fitur yang ada dalam wordwall tidak kalah menarik dengan fitur game edukasi lain yang sudah sering digunakan seperti Kahoot dan Quizizz. Hal ini dikarenakan wordwall memiliki 18 fitur seperti permainan pencocokan, kuis, membuat kotak, membenarkan kalimat, kartu lampu kilat, roda acak, menemukan kecocokan, pengurutan grup, kata yang hilang, anagram, mencari kata, kuis gameshow, pasangan yang cocok, teka-teki silang, diagram berlabel, kartu acak, whack-a-mole (memukul tikus mondok), dan balik ubin.

 

Nur Wantara, S.Pd. selaku Kepala Sekolah SMA Dharma Amiluhur menyampaikan bahwa adanya pelatihan yang secara rutin dilakukan oleh Universitas Mercu Buana Yogyakarta sangat bermanfaat bagi guru disekolah tersebut untuk selalu adaptif dalam pengembangan teknologi pembelajaran, sehingga menjadikan siswa dan guru mampu beradaptasi dengan perkembangan IPTEKS.

 

Pada pelatihan ini, peserta pelatihan sangat antusias dan dapat berpartisipasi aktif selama pelatihan berlangsung. Adanya fitur-fitur yang menarik menjadikan peserta dapat berkreasi sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya. Ibu Atik yang merupakan guru Agama Kristen menyampaikan bahwa “walaupun usia saya sudah tidak muda lagi, tapi ternyata praktik membuat game edukasi wordwall ini dapat saya ikuti dan saya berhasil membuat game. Pada praktik pelatihan, saya dapat membuat teka-teki silang memanfaatkan fitur yang ada di wordwall. Game ini sangat menarik perhatian siswa dan menjadikan siswa kompetitif untuk diterapkan saat kuis diakhir pembelajaran”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *